|
Written by Administrator
|
|
Monday, 06 February 2012 09:55 |
|
Talk Show Radio Talk show radio dilaksanakan pada bulan November 2010 di Radio Pendidikan Rakyat – Public Education. Dihadiri oleh 2 narasumber, yaitu; Maya Safira dengan topik mengenai “Strategi Kampanye We Can untuk penghentian kekerasan terhadap perempuan” dan Ratna Dewi Petalolo dengan topik “Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kekerasan terhadap perempuan di Sulawesi Tengah”.
Dalam talk show ini, beberapa pendengar telah menanyakan mengenai isu kekerasan terhadap perempuan dan Kampanye We Can, baik melalui telefon, sms, dan facebook.
Performance Art Kegiatan dilaksanakan di area Camping/Kemah, desa Pewunu, Kelurahan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, pada tanggal 28 Desember 2010, bersamaan dengan kegiatan Diskusi Publik. Performance art dibagi kedalam 2 sesi, yaitu: • Pada pagi hari, pertunjukan dari kelompok seni Kabupaten Segi yang menampilkan seni Kaili, sebuat music, theater, dan lagu ethnic/lokal yang mengangkat pesan penghentian kekerasan terhadap perempuan. Dengan menggunakan bahasa Kaili, theater lokal Kaili mempertujukkan kerjasama dan kesetaraan antara perempuan dan laki-laki. Dalam sesi ini, terdapat juga pertunjukkan oleh change maker yang menampilkan nyanyian, puisi, dan tarian Poco-poco dengan tetap mengangkat pesan penghentian kekerasan terhadap perempuan. • Pada malam hari, change maker dari desa Pewunu yang terdiri dari 13 perempuan sebagai penari dan 4 laki-laki untuk instrument, menampilkan tarian dan music tradisional, yaitu; tarian Pomonte. Pada akhir pertunjukkan, seluruh peserta diminta untuk menari bersama-sama dengan diiriningi oleh lagu We Can.
Pos Informasi We Can Pos informasi We Can telah diluncurkan pada tanggal 28 Desember 2010 dengan menggunakan momen kegiatan-kegiatan publik. Di dalam pos informasi ini, masyarakat umum mendapatkan informasi mengenai isu kekerasan terhadap perempuan dan Kampanye We Can
|
|
Last Updated on Monday, 06 February 2012 09:56 |
|
|
Written by Administrator
|
|
Monday, 06 February 2012 09:54 |
|
Diskusi Publik
Dengan menggunakan tema “Penghentian kekerasan terhadap perempuan”, kegiatan diskusi publik dilaksanakan pada tanggal 28 Desember 2010 di Gedung Pertemua Desa Pewunu, Kelurahan Dolo Barat, Palu. Dihadiri oleh 67 potensial change maker dan change maker, terdiri dari 55 perempuan dan 12 laki-laki, yaitu; masyarakat dari 18 desa di Kabupaten Kota Palu, institusi pemerintahan, tokoh agama, aktifis perempuans, dan media massa.
Menampilkan 2 narasumber, yaitu; Endang Herdianti (koordinator Aliansi We Can Palu) dengan presentasi mengenai “Strategi Kampanye We Can untuk penghentian kekerasan terhadap perempuan” dan Sofyan Farid Lembah dengan presentasi mengenai “Gambar situasi kekerasan terhadap perempuan di Sulawesi Tengah”, serta dimoderasi oleh Indriyani.
Outcome:
- Strategi dan metode Kampanye We Can telah tersosialisasi dan terinformasi kepada publik luas di Kabupaten Kota Palu
- Peserta telah sadar dan memahami isu mengenai kekerasan terhadap perempuan, baik dari korban, pelaku, bentuk-bentuk, penyebab, dll.
|
|
Last Updated on Monday, 06 February 2012 09:55 |
|
Written by Administrator
|
|
Monday, 06 February 2012 09:53 |
|
We Can Goes to Campus
Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 30 November 2010 di Kampus STAIN, Datokarama-Palu, dan dihadiri oleh 66 potensial change maker dan change maker, terdiri dari 34 perempuan dan 12 laki-laki, dari beberapa Universities/Perguruan Tinggi di Palu. We Can Goes to Campus dimoderator oleh Indah Fajar Wati (change maker), dengan 2 narasumber, yaitu; Indriyani (managemen Aliansi Palu) yang memberikan materi mengenai “Strategi Kampanye We Can untuk penghentian kekerasan terhadap perempuan” dan Rifa Safitri yang memberikan presentasi mengenai “Gambar situasi kekerasan terhadap perempuandi Kampus dan Institusi Pendidikan”.
Outcome;
- Seluruh peserta mengerti dan sadar mengenai kekerasan terhadap perempuan, terutama di area domestik dan institusi pendidikan atau perguruan tinggi
- Seluruh peserta telah sadar dan mengetahui Kampanye We Can untuk penghentian kekerasan terhadap perempuan
- Mayoritas peserta mulai mendiskusikan bentuk-bentuk kekerasan terhadap perempuan di tingkat institusi pendidikan, terutama perguruan tinggi
- Mayoritas peserta bergabung ke Kampanye We Can dan berkomitmen untuk melakukan perubahan dan menjadi change maker, serta mendorong individu lain untuk melakukan perubahan
|
|
Last Updated on Monday, 06 February 2012 09:54 |
|
|
We Can Diskusi Antar Kampung |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Monday, 06 February 2012 09:53 |
|
Diskusi Antar Kampung
Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 27 September 2010 di kantor desa Saulowe, dan dihadiri oleh 29 change maker dan potensial change maker, terdiri dari 22 perempuan dan 7 laki-laki, dari desa Lambara, desa Anja, desa Soulowe, desa Bobo, desa Padende, dan desa Baluase. Setiap desa diwakilkan oleh 4-5 orang dan didampingi oleh 1 change maker.
Seluruh materi diberikan oleh narasumber, yaitu ibu Joharia (Kepada divisi KB dan Pemberdayaan Perempuan, Kabupaten Sigi) dan Endang Herdianti (koordinator Aliansi We Can Sulawesi Tengah). Kegiatan ini difasilitasi oleh Indriani dan Jernawati. Selain pemberian materi dari narasumber, terdapat juga testimonial dari Bapak Kadir Y, yang berceritakan pengalamannya sebagai change maker dan bagaimana beliau mendorong komunitas/lingkungan sekitarnya dalam melakukan perubahan untuk penghentian kekerasan terhadap perempuan.
Outcome:
- Seluruh peserta berkomitmen untuk berpartisipasi dalam Kampanye We Can dan membuat perubahan untuk penghentian kekerasan terhadap perempuan dengan menjadi change maker, serta mendorong individu lain untuk melakukan perubahan juga
- Mayoritas peserta telah sadar dan memahami prinsip dan metode Kampanye We Can untuk penghentian kekerasan terhadap perempuan
- Terdapat sinergisitas akan Kampanye We Can sebagai media kampanye dan P2TP2A sebagai media/tempat untuk penanganan dan pendampingan kasus kekerasan terhadap perempuan
|
|
Last Updated on Monday, 06 February 2012 09:53 |
|
TOT Change Maker We Can Indonesia |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Monday, 06 February 2012 09:51 |
|
TOT Change Maker ToT change maker telah dilaksanakan di kantor SP Palu, pada tanggal 26-28 Mei 2010, dan dihadiri oleh 24 change maker, terdiri dari 22 perempuan dan 2 laki-laki. Kegiatan ini difasilitasi oleh Risma Umar dan Endang Herdianti.
Hasil dari kegiatan ini yaitu;
- Peserta mengerti dan memahami mengenai metode Kampanye We Can serta strategi kampanye dan komunikasi
- Peserta dapat melakukan pemetaan akan pelaku kekerasan yang dapat diajak dan didorong untuk melakukan perubahan serta berpartisipasi dalam Kampanye We Can
- Peserta memiliki mimpi yang berhubungan dengan masa depan Kampanye We Can, sehingga mereka dapat menentukan langkahnya untuk mencapai mimpi dan impian mereka.
- Terdapat rekomendasi untuk media kampanye yang digunakan change maker dalam melakukan sosialisasi Kampanye We Can untuk penghentian kekerasan terhadap perempuan, di wilayah masing-masing.
|
|
Last Updated on Monday, 06 February 2012 09:52 |
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>
|
|
Page 1 of 3 |