mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday150
mod_vvisit_counterYesterday64
mod_vvisit_counterThis week214
mod_vvisit_counterLast week372
mod_vvisit_counterThis month1605
mod_vvisit_counterLast month3816
mod_vvisit_counterAll days15087

We have: 1 guests, 1 bots online
Your IP: 38.107.179.238
 , 
Today: May 20, 2012


Aliansi We Can Sumatera Barat
Media Kampanye PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 19 January 2012 14:21

PS1

Tarian Randai
Judul dari tarian ini adalah Sagan Badayuang, Hanyuik Sarantau, dengan sipnosis “Penghentian kekerasan terhadap perempuan”. Pentas seni ini dilaksanakan pada saat kegiatan We Can Goes to Campus, setelah pidato pembukaan dari Prof. Afrizal, selaku asisten Dekan FISIP-Universitas Andalas.

Tarian Randai dilakukan oleh tim “Palito Nyalo” Randai. Seni Randai bukanlah hanya tarian saja tetapi kompilasi antara tarian, drama, dan komedi, yang menggunakan bahasa minang.


Talk Show Radio
Aliansi We Can Sumatera Barat telah bekerjasama dengan 2 stasiun radio, yaitu; Padang FM (Kabupaten Padang) dan Dara FM (Kabupaten Pariaman). Kedua stasiun radio tersebut merupakan anggota aliansi We Can Sumatera Barat, oleh sebab itu talk show radio tidak dikenakan biaya dan dilaksanakan setiap 1 bulan sekali. Talk show radio dilaksanakan di:

Radio Padang pada tanggal:
3 Juli 2010 dengan topik mengenai “Penghentian kekerasan terhadap perempuan” oleh Andriyeni dan Susi
29 Agustus 2010 dengan topic mengenai “Berbagi peran antara perempuan dan laki-laki di rumah tangga atau area domestik” oleh Afritenita dan Wide Afiandy
26 November 2010 dengan topic mengenai “Hari Internasional; Penghentian Kekerasan terhadap Perempuan” oleh by Andriyeni, Juni Warlif, dan Madonna

Radio Dara FM pada tanggal 25 September 2010 dengan topic mengenai “Perempuan sebagai tulang punggung keluarga – d level ekonomi dan sosial” oleh Felmi Yetti dan Iyet


Last Updated on Thursday, 19 January 2012 14:25
 
We Can Diskusi Kampung PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 19 January 2012 14:17

We Can Diskusi Kampung

Diskam4


Materi yang diberikan pada diskusi kampung adakan, yaitu “Akses dan Kontrol Perempuan terhadap Hak-haknya dan Perempuan sebagai Tulang Punggung Keluarga.” Kegiatan ini dilaksanakan di 4 desa yaitu

  • Desa Palak Aneh, Padang Pariaman, pada tanggal 18 Juli 2010 di Kantor Desa Palak Aneh. Tema yang diangkat adalah “Akses dan kontrol Perempuan terhadap Hak-haknya”. Kegiatan ini dihadiri oleh 20 potensial change maker, terdiri dari 18 perempuan dan 2 laki-laki, serta difasilitasi oleh Felmi Yetti dan Rere Prafita Sari.
  • Desa Pakasai, Padang Pariaman, pada tanggal 27 Juni 2010 di rumah Bapak Upik Sumani. Tema yang diangkat adalah “Perempuan sebagai tulang punggung keluarga”. Dihadiri oleh 32 potensial change maker, terdiri dari 29 perempuan dan 3 laki-laki, serta kegiatan ini difasilitasi oleh Felmi Yetti dan Ronal.
  • Desa Pakasai, Padang Pariaman pada tanggal 11 Juli 2010 di rumah Upik Sumani. Tema yang diangkat adalah “Akses dan kontrol perempuan akan Hak-haknya “. Dihadiri oleh 25 potensial change maker, terdiri dari 20 perempuan dan 5 laki-laki, serta kegiatan ini difasilitasi oleh Zumaidi Ihsan dan Novriyeni.
  • Desa Taluak, Padang Pariaman pada tanggal 26 Juni 2010 di Pantai Kata. Tema yang diangkat adalah “perempuan sebagai tulang punggung keluarga”. Dihadiri oleh 19 potensial change maker, terdiri dari 16 perempuan dan 3 laki-laki, serta kegiatan ini difasilitasi oleh Andriyeni dan Yuda Prandanu.
  • Desa Pakasai, Padang Pariaman pada tanggal 4 Juli 2010 di Pantai Kata. Tema yang diangkat adalah “Akses dan kontrol perempuan terhadap hak-haknya “. Dihadiri oleh 23 potensial change maker, terdiri dari 21 perempuan dan 2 laki-laki, serta kegiatan ini difasilitasi oleh Zumaidi Ihsan dan Rani Humaria.
  • Desa Lubuk Buaya, Kabupaten Padang, pada tanggal 18 Juli 2010 di rumah Ibu Eva-Lubuk Gading IV/B 15-Padang. Tema yang diangkat adalah “Akses dan kontrol perempuan terhadap hak-haknya “. Dihadiri oleh 12 potensial change maker dan difasilitasi oleh Afdhal Amir dan Fatiha Mutia.
  • Desa Lubuk Buaya, kabupaten Padang, pada tanggal 25 Juli 2010 di rumah Ibu Asni-Lubuk Gading IV/B 27-Padang. Tema yang diangkat adalah “Perempuan sebagai tulang punggung keluarga”. Dihadiri oleh 16 potensial change maker dan difasilitasi oleh Afdhal Amir dan Andriyeni.


Alur dari diskusi kampung, yaitu:

  • Perkenalan dari Aliansi We Can Sumatera Barat yang menjelaskan mengenai tujuan dan alur. Kemudian dilanjutkan dengan perkenalan dari seluruh peserta
  • Presentasi dari fasilitator mengenai isu kekerasan terhadap perempuan, dimana disesuaikan dengan tema yang diangkat untuk melihat reality yang terjadi di masing-masing desa
  • Presentasi mengenai Kampanye We Can Indonesia yang diberikan oleh perwakilan aliansi We Can Sumatera Barat
  • Berbagi dan diskusi mengenai isu kekerasan terhadap perempuan berdasarkan pengalaman dan pengetahuan pribadi
  • Diskusi akan strategi yang dapat digunakan oleh setiap individu untuk melakukan perubahan sikap dan perilaku sebagai upaya penghentian kekerasan terhadap perempuan. Serta disesuaikan dengan tema yang diangkat dan kasus kekerasan terhadap perempuan yang umum terjadi di masing-masing desa
  • • Penutupan dengan deklarasi dari seluruh peserta yang berkomitmen untuk melakukan perubahan untuk penghentian kekerasan terhadap perempuan, serta berpartisipasi dalam Kampanye We Can
Last Updated on Thursday, 19 January 2012 14:21
 
We Can Goes to Campus PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 19 January 2012 07:10

We Can Goes to Campus

WCGT2


Kegiatan telah dilaksanakan pada tanggal 8 Juni 2010 di Ruang Pertemuan Seminar, Room E.2.1, Universitas ANDALAS. Dihadiri oleh 126 potensial change maker dan change maker, terdiri dari 108 perempuan dan 18 laki-laki, dari fakultas Andalas dan Universitas/Kampus sekitar. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama change maker, aliansi We Can Sumatera Barat dengan organisasi mahasiswa Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Andalas.

Alur kegiatan, yaitu:

  • Kata sambutan dari Regina Pravita Sari selaku MC dari We Can Goes to Campus
  • Pembukaan dari Fara Devana selaku ketua panitia We Can Goes to Campus, dilanjutkan dengan kata sambutan dari Deni Zulkifi selaku ketua organisasi mahasiswa Komunikasi
  • Pidato dari Prof. Afrizal selaku asisten Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Andalas
  • Pentas Seni dari tim Randai “Palito Nyalo”
  • Presentasi dari Bapak Kamalul Ihsan selaku perwakilan dari aliansi We Can Sumatera Barat dengan materi mengenai kekerasan terhadap perempuan dalam konteks Islam
  • Presentasi dari Ibu Yunarti M.Hum, dosen Antropologi-Universitas Andalas, dengan materi mengenai kekerasan terhadap perempuan dalam konteks budaya
  • Diskusi (Tanya Jawab)
  • Penutupan oleh MC
Last Updated on Thursday, 19 January 2012 07:14
 
We Can Diskusi Antar Kampung PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 19 January 2012 07:01

We Can Diskusi Antar Kampung

Diskam5


Kegiatan telah dilaksanakan pada tanggal 25 November 2010 di desa Palak Aneh, Kabupaten Padang Pariaman. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh 23 potensial change maker dan change maker, keseluruhanya adalah perempuan. Diskusi difasilitasi oleh Madonna dan diselenggarakan oleh Andriyeni.

Alur Diskusi, yaitu:

  • Pembukaan dari Madona selaku fasilitator, memberikan penjelasan mengenai tujuan, alur, dan peraturan dalam diskusi antar kampung
  • Perkenalan seluruh peserta
  • Penayangan film “Impossilble Dream” dan “Bak Punguk Merindukan Bulan”
  • Berbagi dan diskusi mengenai film yang ditayangkan, serta dihubungkan dengan isu kekerasan berbasis gender dan kekerasan terhadap perempuan
  • Presentasi mengenai Kampanye We Can sebagai salah satu alternative pendekatan/metode dalam penghentian kekerasan terhadap perempuan, dengan melakukan perubahan individu (sikap dan perilaku) dan mengajak individu lain untuk melakukan perubahan
  • Penutup dari fasilitator
Last Updated on Thursday, 19 January 2012 07:10
 
We Can Door to Door PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 19 January 2012 06:56

We Can Door to Door

Aliansi We Can Sumatera Barat telah melaksanakan kegiatan We Can Door to Door selama bulan Juli-November 2010. Dari kegiatan ini, change maker telah berhasil mensosialisasikan Kampanye We Can Indonesia untuk penghapusan kekerasan terhadap perempuan kepada 35 orang, terdiri dari 32 perempuan dan 3 laki-laki, yang telah menjadi potensial change maker.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan informasi, pengetahuan, dan meningkatkan pemahaman masyarakat akan isu kekerasan terhadap perempuan dan Kampanye We Can Indonesia sebagai salah satu alternative pendekatan untuk menghentikan kekerasan terhadap perempuan.

Last Updated on Thursday, 19 January 2012 06:57
 
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Page 1 of 3

Search

@wecan_indonesia

wecan_indonesia: lomba kreatif We Can Indonesia, foto/gambar/desain yang bertemakan "Perempuan Saat Ini" sampai tanggal 21 Mei 2012 http://t.co/rqsf2urX
Facebook Image