|
Written by Administrator
|
|
Tuesday, 07 February 2012 04:40 |
|
Pengajian rutin Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendiskusikan mengenai isu kekerasan terhadap perempuan ke kelompok pengajian. Kegiatan dilaksanakan 1 kali dan dihadiri oleh 49 potensial change maker, seluruhnya adalah laki-laki dari kelompok Berazanji.
Talk Show Radio Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 23 Oktober 2010 dengan menampilkan 2 change maker, yaitu seorang ibu rumah tangga dan mahasiswa, yang berceritakan pengalaman mereka akan kekerasan terhadap perempuan dan menjadi seorang change maker.
Performance Art Kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan momen Hari Internasional untuk Penghentian segala bentuk kekerasan pada hari Sabtu di Mall Mataram, Kabupaten Lombok. Aliansi We Can Mataram menggunakan pertunjukkan seni Hikayat sebagai strategi untuk menarik perhatian publik. Hal ini dikarenakan Hikayat merupakan seni lokal dalam bentuk drama, tarian, dan nyanyian. Mall Mataram merupakan tempat strategis untuk menarik perhatian publik, terutama Mall ini merupakan tempat yang selalu dipenuhi oleh masyarakat umum dengan berbagai latar belakang, terutama pada hari Jumat-Minggu dan hari libur. |
|
Last Updated on Tuesday, 07 February 2012 04:41 |
|
|
Written by Administrator
|
|
Tuesday, 07 February 2012 04:39 |
|
Diskusi Publik
Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 8 Juli 2010 di kantor desa Labu Api, kelurahan Labuapi, kabupaten Lombok Barat, dan dihadiri oleh 47 potensial change maker dan change maker, terdiri dari 17 perempuan dan 30 laki-laki. Narasumber oleh Ibu Beauty Erawati, SH, MH (Tim Inti Nasional We Can) dan Bapak Fathurrahman SS (Kepala Desa Labu Api). Selain itu, turut menampilkan pentas seni oleh Kelompok Qasidah yang mengangkat tema kesetaraan. |
|
Last Updated on Tuesday, 07 February 2012 04:40 |
|
Written by Administrator
|
|
Tuesday, 07 February 2012 04:38 |
|
Dialog Pengajian dengan tokoh agama
Kegiatan dilaksanakan dengan mengundang tokoh-tokoh agama mengenai isu kekerasan terhadap perempuan. Kegiatan dilaksanakan di desa Kateng, Kabupaten Lombok Tengah dan dihadiri oleh 109 potensial change maker dan change maker, terdiri dari 48 perempuan dan 61 laki-laki. Aliansi We Can Mataram mengundang TGH. Ibrahim (Tuan Guru) sebagai narasumber, dimana beliau merupakan seorang change maker dari tokoh agama yang memiliki perhatian akan gerakan penghentian kekerasan terhadap perempuan. Dalam dialog ini turut dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, santri dan santriwati-pelajar dari pesantern dari desa Kateng dan sekitarnya. Tema yang diangkat adalah “Mari membentuk keluarga Sakinah, Mawadah, dan Rahmah; untuk penghentiankekerasan terhadap perempuan, terutama kepada istri kita” |
|
Last Updated on Tuesday, 07 February 2012 04:39 |
|
|
Written by Administrator
|
|
Tuesday, 07 February 2012 04:33 |
|
We Can Goes to Village
Kegiatan dilaksanakan sebanyak 7 kali dan dipartisipasi oleh 130 potensial change maker dan change maker, terdiri dari 93 perempuan dan 37 laki-laki. Seluruh kegiatan diorganisir dan difasilitasi oleh change maker yang menjadi peserta dalam kegiatan TOT Change Maker. Diskusi kampung telah dilaksanakan di; (a) Desa Babussalam pada tanggal 3 Agustus 2010, (b) Desa Pamenang pada tanggal 5 Agustus 2010, (c) Desa Kekeri pada tanggal 9 Agustus 2010, (d) Kelompok mahasiswa pada tanggal 14 Agustus 2010, (e) Desa Senteluk Batu Layar pada tanggal 14 Oktober 2010, dihadiri oleh 20 potensial change maker dan change maker, terdiri dari 18 perempuan dan 2 laki-laki, (f) Kabupaten Lombok Tengah, dan (g) Desa Ombe Baru pada tanggal 29 Desember 2010, dihadiri oleh 31 potensial change maker dan change maker, terdiri dari 19 perempuan dan 12 laki-laki
|
|
Last Updated on Tuesday, 07 February 2012 04:36 |
|
Written by Administrator
|
|
Tuesday, 07 February 2012 04:32 |
|
We Can Door to Door
Change maker Mataram telah mensosialisasikan Kampanye We Can yang berhubungan dengan konteks Islam, seperti berkunjung dan bertemu dengan komunitas Muslin di Kupang pada tanggal 11 Juni 2010. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh 20 potensial change maker dan difasilitasi oleh change maker dari Region Nusa Tenggara. Terdapat dialog, diskusi, dan perdebatan dalam konsep Islam mengenai isu perempuan dan posisi perempuan di Islam. Change maker membuat argument yang dapat membuat seluruh peserta yang hadir untuk terbuka pemikiriannya akan isu perempuan, terutama isu penghentian kekerasan terhadap perempuan.
Selain di Kupang, We Can Door to Door juga dilaksanakan dari bulan Oktober sampai dengan November 2010, dimana sebanyak 186 individu, terdiri dari 121 perempuan dan 65 laki-laki, telah tersosialisasi mengenai Kampanye We Can dan isu kekerasan terhadap perempuan. Dalam kegiatan ini dilakukan oleh change maker di setiap desa dan anggota aliansi We Can Mataram. |
|
Last Updated on Tuesday, 07 February 2012 04:33 |
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>
|
|
Page 1 of 3 |