|
Written by Administrator
|
|
Thursday, 02 February 2012 12:48 |
|
Diskusi Publik
Kegiatan telah dilaksanakan pada tanggal 23 Desember 2010 di Graha Sekar Jepara, dihadiri oleh 414 potensial Change Maker dan change maker, terdiri dari 297 perempuan dan 117 laki-laki. Dari kegiatan ini, seluruh peserta mendapatkan informasi tentang isu kekerasan terhadap perempuan, Kampanye We Can, dan program pemerintah kabupaten Jepara dalam merespon kasus kekerasan terhadap perempuan.
Kata pembuka dari Drs. H. Hendro Martojo, MM (Bupati Jepara), dimana beliau memberikan apresiasi terhadap Kampanye We Can, terutama kepada aliansi We Can Jepara, dalam usahanya dan mendorong masyarakat Jepara untuk melakukan perubahan sebagai upaya penghentian kekerasan terhadap perempuan di kabupaten Jepara. Beliau juga berkomitmen bahwa pemerintah daerah Jepara akan mendukung program Kampanye We Can di Kabupaten Jepara.
Kemudia acara dilanjutkan dengan diskusi panel, dengan presentasi dari tiga narasumber, yaitu; (1) Ibu Ina Nuroinah (Kepala Departemen Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Jepara) dengan presentasi mengenai “Kasus Kekerasan terhadap perempuan di Kabupaten Jepara dan Kebijakan Jepara dalam merespon kasus kekerasan berbasis gender dan kekerasan terhadap perempuan”, Poppy Susanti Dharsono (anggota DPD RI untuk Jawa Tengah) dengan presentasi mengenai “Pemberdayaan Ekonomi Perempuan korban kekerasan berbasis gender”, dan Bapak. Nurul Huda, SE (anggota DPRD Komisi II C kabupaten Jepara, namun dikarenakan sakit, Bapak. Nurul Huda tidak dapat hadir dan memberikan presentasi. Diskusi Publik di moderatori oleh Ana Khomsanah Damiri sebagai perwakilan dari tim management aliansi We Can Jepara. |
|
Last Updated on Thursday, 02 February 2012 12:49 |
|
We Can Diskusi Antar Kampung |
|
|
|
|
Written by Administrator
|
|
Thursday, 02 February 2012 12:44 |
|
Diskusi Antar Kampung
Kegiatan telah dilakukan di Graha Sekar Jepara pada tanggal 06 Agustus 2010 dan dihadiri oleh 40 potensial Change Maker dan change maker, terdiri dari 26 perempuan dan 14 laki-laki, dari 15 Desa di Kabupaten Jepara. Tujuan dari diskusi antar kampung ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran dari potensial Change Maker dan change maker akan isu kekerasan terhadap perempuan dan Kampanye We Can, serta untuk meningkatkan kapasitas para change maker dalam melakukan perubahan sikap, perilaku, dan ideologi, serta mendorong individu lain untuk melakukan perubahan yang sama sebagai upaya penghentian kekerasan terhadap perempuan, baik dalam keluarga (area domestik) dan komunitas (area publik). |
|
Last Updated on Thursday, 02 February 2012 12:48 |
|
|
Written by Administrator
|
|
Thursday, 02 February 2012 12:40 |
|
We Can Goes To Kampung
Kegiatan telah dilakukan 5 kali di desa yang telah memiliki koordinator change maker. Melalui diskusi kampung, aliansi We Can Jepara telah berhasil melibatkan lebih dari 160 individu dari bermacam latar belakang, seperti Ibu rumah tangga, Kepala rumah tangga, pekerja informal, buruh, petani, pemuda, pelajar, dan mahasiwa. Aliansi We Can Jepara juga turut melibatkan pembuat kebijakan setempat, pemerintah daerah, dan penegak hukum untuk mendiskusikan isu kekerasan terhadap perempuan, dan pentingnya untuk menolak kekerasan terhadap perempuan dalam kehidupan dan komunitas mereka. Hal ini dilakukan dengan harapan bahwa individu tersebut dapat melakukan perubahan dan menjadi seorang Change Maker. Dari We Can Goes To Kampung, aliansi Jepara mencatat bahwa terdapat 126 potensial Change Maker dan change maker, terdiri dari 89 perempuan dan 37 laki-laki. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada:
- Desa Wanusobo pada tanggal 9 Juli 2010 dan dihadiri oleh 31 potensial change maker dan change maker
- Desa Pakis Aji pada tanggal 10 Juli 2010 dan dihadiri oleh 33 potensial change maker dan change maker
- Desa Kuwasen pada tanggal 16 Juli 2010 dan dihadiri oleh 48 potensial change maker dan change maker
- Desa Pendem pada tanggal 23 Juli 2010 dan dihadiri oleh 36 potensial change maker dan change maker
- Desa Tengguli pada tanggal 30 Juli 2010 dan dihadiri oleh 35 potensial change maker dan change maker
|
|
Last Updated on Thursday, 02 February 2012 12:43 |
|
Written by Administrator
|
|
Thursday, 02 February 2012 12:36 |
|
We Can Door to Door
Aliansi We Can Jepara telah telah melaksanakan kegiatan We Can Door to Door dui 15 desa, dimana mayoritas kegiatan dilakukan di desa yang akan dilaksanakannya kegiatan We Can Diskusi Kampung. Setiap koordinator dari masing-masing sesa akan melakukan sosialisasi dan membangun kesadaran masyarakat desa akan isu kekerasan terhadap perempuan. Kemudian, change maker tersebut akan mengundang para individu yang tertarik dan telah menyadari isu kekerasan terhadap perempuan, untuk melakukan perubahan dan menjadi Change Maker.
We Can Door to Door telah dilaksanakan di:
- Desa Menganti, Kecamatan Kedung pada tanggal 5 dan 20 Mei 2010, 3 dan 15 Juni 2010
- Desa Wanusono, Kecamatan Kedung pada tanggal 4 Juli 2010
- Desa Lebak, Kecamatan Pakis Aji pada tanggal 5 Juli 2010
- Desa Kuwasen, Kecamatan Kota Jepara pada tanggal 12 Juli 2010
- Desa Pendem, Kecamatan Kembang pada tanggal 20 Juli 2010
- Desa Tengguli, Kecamatan Bangsri pada tanggal 25 Juli 2010
- Desa Sukosono, Kecamatan Kedung pada tanggal 6 Agustus 2010
- Desa Dongos, Kedung pada tanggal 12 Agustus 2010
- Desa Lebak, Kecamatan Pakis Aji pada tanggal 20 Agustus 2010
- Desa Tengguli, Kecamatan Bangsri pada tanggal 5 Oktober 2010
- Desa Mulyoharjo, Kecamatan Kota pada tanggal 14 kctober 2010
- Tegal Sambi, Kecamatan Tahunan pada tanggal 21 Oktober 2010
- Desa Clering, Kecamatan Donorojo pada tanggal 24 November 2010 yang telah dilakukan sebanyak 3 kali, bentuk kegiatan adalah pengajian massal dengan Fatayat dan Muslimat NU – dihadiri lebih dari 600 orang.
- Desa Kerso, Kecamatan Kedung pada tanggal 16 November 2010 dengan Khalayak sasaran Ibu rumah tangga
- Desa Troso, Kecamatan Pecangaan pada tanggal 23 November 2010 dengan Khalayak sasaran adalah pelajar dan mahasiwa
|
|
Last Updated on Thursday, 02 February 2012 12:40 |
|