mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday15
mod_vvisit_counterYesterday34
mod_vvisit_counterThis week49
mod_vvisit_counterLast week45
mod_vvisit_counterThis month1388
mod_vvisit_counterLast month1004
mod_vvisit_counterAll days7792

We have: 2 guests online
Your IP: 38.107.179.238
 , 
Today: Feb 23, 2012


Media Kampanye dan Modul
Tips PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 30 January 2012 10:45

Tips Menggunakan Social Media Sebagai Salah Satu Media Kampanye dengan Sehat

Beberapa tahun terakhir penggunaan social media sebagai salah satu sarana kampanye memang telah menjadi trend di Indonesia. Setiap orang seakan-akan berlomba-lomba untuk memiliki akun baik di Facebook, Twitter, Youtube dll. Namun pada penggunaannya, terutama untuk berkampanye, orang sering melupakan strategi yang baik untuk “menjual” kampanyenya.

Berikut adalah beberapa tips bagaimana memanfaatkan social media sebagai sarana kampanye dengan baik.

Terstruktur, ada 2 tahap yang harus dilalui, yaitu;

  • Sosialisasi – Ini terjadi ketika kampanye kita belum dikenal oleh pengguna social media. Sehingga yang harus kita lakukan adalah memberikan informasi tentang kampanye kita. Dalam tahap ini sebaiknya juga sering dilakukan posting link media kampanye lainnya yang dimiliki
  • Interaksi – tahapan ini terjadi setelah proses sosialisasi berjalan dengan baik. Indikator yang paling jelas adalah ketika update yang kita lakukan mulai mendapat perhatian dari para followers/friends/subscribers. Ini bisa dilihat dari mulai adanya pertanyaan tentang kampanye yang dilakukan. Bisa juga dilihat dari ketertarikan orang itu dengan mengeluarkan update yang berupa permintaan pendapat dari followers/friends/subscribers kita

Teman: kita harus selalu memperhatikan siapa orang yang kita follow/menjadi friends kita dan siapa orang yang menjadi followers/friends/subscribers kita


Jaringan: jangan hanya melakukan kampanye melalui akun social media kampanye itu saja. Tapi lakukan juga melalui orang-orang yang terlibat dalam kampanye itu sendiri. Setiap anggota kampanye tersebut juga melakukan update yg berkaitan dengan kampanye. Dengan begitu, penyebaran kampanye juga akan mencapai orang-orang yang mungkin masih berada di luar jangkauan kampanye

Rutin: lakukan update dengan jadwal yang teratur. Jika update dilakukan dalam rentang waktu yang terlalu jauh, maka efek kampanye tidak akan tercapai dengan baik. Jika tidak ada materi baru untuk diposting/upload, cari materi yang inspirasional untuk anda posting/upload

Dengar: kampanye tidak hanya bisa dilakukan dengan update status. Tapi juga dengan memberikan komentar terhadap update orang lain. Ini bisa menjadi sarana dimulainya diskusi

Friendly: ucapkan selamat dapat kepada setiap followers/friends/subscribers baru. Hal ini akan memicu terjadinya relasi yang baik antara kampanye kita dengan para followers/friends/subscribers

Efisien (Twitter): Twitter hanya memperbolehkan 140 karakter pada setiap update tweet. Untuk itu susunlah kalimat seefisien mungkin tanpa mengurangi maksud dari tweet tersebut. Hidarilah penggunaan twittlonger

Positif: gunakan selalu kalimat-kalimat positif dalam update Twitter/Facebook. Hindari penggunaan kata-kata/kalimat negatif dalam setiap posting kita. Begitu juga dengan video yang kita upload ke Youtube. Senantiasa tampilkan video yang tidak berisikan adegan kekerasan

Face to Face: social media bukanlah medium paling ampuh untuk menjalankan sebuah kampanye. Penggunaan cara kampanye tradisional seperti pertemuan tatap muka, atau penyelenggaraan event tetap harus digunakan demi mencapai hasil lebih baik

Last Updated on Monday, 30 January 2012 10:55
 
Cue Card PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 30 January 2012 10:30

Cue Card Change Maker

Cue Card We Can Indonesia ini digunakan oleh change maker dalam memberikan informasi mengenai bentuk-bentuk kekerasan terhadap perempuan yang terjadi di kehidupan sehari-hari. Serta menggambarkan alternatif perubahan yang dapat dilakukan oleh individu, baik laki-laki maupun perempuan, sehingga tujuan penghentian kekerasan terhadap perempuan dapat tercapai, dan semua itu berasal dari kesadaran kita akan kekerasan terhadap perempuan dan melakukan perubahan di dalam diri sendiri. 

Anda dapat melihat di http://www.scribd.com/doc/68335486/Cue-Card-Change-Maker

Last Updated on Monday, 30 January 2012 10:34
 
Buku Panduan/Modul PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 30 January 2012 09:56

Buku Panduan-Review Strategi Komunikasi We Can Indonesia 

Review ini mendiskripsikan mengenai strategi komunikasi yang digunakan oleh Kampanye We Can untuk penghentian kekerasan terhadap perempuan. Diadopsi dari Communication Strategy Review of We Can South Asia, menjadi panduan bagi change maker dan aliansi untuk mengembangkan strategi komunikasi dan kampanye yang efektif dan efisien, serta dapat digunakan dan dikembangkan sesuai dengan konteks lokal.  

Review ini dapat dilihat di http://www.scribd.com/doc/69597014/Review-Strategi-Komunikasi-We-Can-Indonesia-Panduan

Last Updated on Monday, 30 January 2012 09:59
 
Buku Panduan/Modul PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 30 January 2012 10:13

Modul Social Media 

Modul Social Media dapat digunakan publik, khususnya change maker, dalam membuat dan menggunakan social media (Facebook, Twitter, Scribd, Youtube, dan Wordpress) dalam berkampanye untuk penghentian kekerasan terhadap perempuan. Modul ini menjelaskan setiap langkah untuk membuat account social media dan menjelaskan fungsi atau apa yang anda dapat lakukan di fitur social media tersebut.

Anda dapat melihatnya di http://www.scribd.com/doc/69598019/Modul-Social-Media-Publication

Last Updated on Monday, 30 January 2012 10:18
 
Buku Panduan/Modul PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 30 January 2012 09:45

Buku Panduan Change Maker We Can Indonesia

Buku Panduan ini digunakan oleh change maker pada saat memberikan informasi dan mendorong individu lain untuk melakukan perubahan sikap dan perilaku sebagai upaya penghentian kekerasan terhadap perempuan. Di dalam buku ini berisikan isu kekerasan terhadap perempuan (bentuk-bentuk, penyebab, akibat, ), definisi seks, seksualitas, dan gender, Kampanye We Can Indonesia (sejarah, definisi,prinsip, strategi, pendekatan), Langkah-langkah menjadi change maker, dan kontak aliansi We Can Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, klik: http://www.scribd.com/doc/69595515/Buku-Panduan-Change-Maker

Last Updated on Monday, 30 January 2012 09:55
 
More Articles...


Search

@wecan_indonesia

Facebook Image